Layanan kami

Keberlanjutan tumbuh dari langkah yang terukur, bukan dari pernyataan yang panjang.

Kami memetakan isu lingkungan dan sosial yang paling memengaruhi bisnis, lalu menyusun rencana aksi serta indikator yang dapat dipantau kemajuan.

MaterialitasRisiko dan peluangRencana aksiIndikator

Keluaran

Empat keluaran untuk menjaga arah ESG tetap jelas.

Hasil disusun agar dapat dipakai oleh tim manajemen, tim lingkungan, dan pelaporan publik dalam satu kerangka yang sama.

Pemetaan materialitas

Penentuan isu lingkungan dan sosial yang paling relevan bagi organisasi dan pemangku kepentingan.

Risiko dan peluang

Analisis isu terhadap risiko operasional, kepatuhan, dan peluang efisiensi.

Rencana aksi

Program terprioritas beserta target, penanggung jawab, dan tenggat.

Indikator keberlanjutan

Kumpulan KPI yang terukur dan dapat dibandingkan antarperiode.

Yang dikerjakan

Empat langkah membangun ESG yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ruang lingkup disesuaikan dengan kondisi organisasi, sehingga dapat dimulai dari tahap paling relevan.

  • Kumpulkan data lingkungan, sosial, dan tata kelola yang sudah dimiliki organisasi.
  • Petakan isu berdasarkan dampaknya, lalu tentukan mana yang menjadi prioritas.
  • Susun rencana aksi dengan target dan penanggung jawab yang jelas.
  • Siapkan indikator dan mekanisme pelaporan agar kemajuan dapat ditinjau berkala.
Terukur, bukan slogan

Isu tanpa prioritas akan menghambat.

Setiap rekomendasi disertai indikator sehingga kemajuan dapat dinilai dari data, bukan dari perkiraan.

Prioritas berbasis dampak

Pertanyaan tentang layanan ini

Yang perlu diketahui soal ESG.

Tidak sama, meskipun keduanya berkaitan. Kepatuhan menjawab apakah kegiatan sudah memenuhi ketentuan yang berlaku. ESG menambahkan penilaian risiko, peluang, dan prioritas dari sudut pandang keberlanjutan usaha.

Standar yang umum digunakan dapat menjadi rujukan, dan kerangka yang dipakai perlu disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Pokoknya adalah konsistensi penilaian dan pengukuran dari waktu ke waktu.

Data yang paling berguna sering sudah ada: catatan konsumsi energi dan air, jumlah dan jenis limbah, catatan insiden, serta kebijakan yang berlaku di organisasi. Dari situ penilaian dapat dilanjutkan.

Bisa, dengan catatan bahwa angka dan klaim harus sesuai dengan bukti yang benar-benar tersedia. Kerangka yang disusun memang disiapkan agar mudah dipilah untuk pelaporan.

Bergantung pada ketersediaan data dan banyaknya isu yang harus dipetakan. Tahap awal dapat diselesaikan lebih cepat bila data pendukung sudah terkumpul sebelumnya.

Butuh arah?

Mari petakan kebutuhan lingkungan proyek Anda.

Konsultasi awal membantu kami memahami ruang lingkup sebelum menyusun langkah yang tepat.