Analisis dampak lingkungan dan sosial untuk kegiatan yang membutuhkan kajian komprehensif.
Layanan kami
Perizinan yang dimulai dari understanding, bukan dari templat.
Setiap proyek punya jenis perizinan yang berbeda. Kami membantu menentukan dokumen yang benar-benar dibutuhkan, lalu menyusunnya dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Keluaran
Dokumen yang bisa Anda gunakan dan pertanggungjawabkan.
Setiap dokumen disusun agar terhubung dengan data pendukung, dapat ditelusuri, dan siap ditindaklanjuti bila terjadi perubahan konteks proyek.
Dokumen pengelolaan lingkungan dan upaya pengendalian pencemaran untuk kegiatan tertentu.
Surat pernyataan lingkungan bagi kegiatan yang memenuhi ketentuan yang berlaku.
Rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang terstruktur serta terukur.
Persetujuan teknis yang diajukan sebagai bagian dari proses perizinan kegiatan.
Yang dikerjakan
Empat langkah yang dikerjakan bersama tim Anda.
Ruang lingkup disesuaikan dengan tahap proyek. Tidak semua langkah perlu dimulai dari nol, karena sebagian data pada dasarnya sudah pernah Anda siapkan.
- Identifikasi jenis kegiatan, lokasi, skala, dan tujuan perizinan untuk menentukan dokumen yang tepat.
- Petakan data lingkungan yang sudah tersedia beserta celah informasi yang perlu dilengkapi.
- Susun dokumen dengan struktur dan bahasa yang sesuai ketentuan, disertai narasi yang mudah dipahami pemangku kepentingan.
- Dampingi pembahasan temuan, revisi, dan tindak lanjut sampai proses selesai.
Tidak semua kegiatan membutuhkan dokumen yang sama.
Lingkup perizinan ditentukan dari jenis kegiatan, skala, dan sensitivitas lokasi, sehingga hasil kerja tidak lebih besar maupun lebih kecil dari kebutuhan.
Proses terdokumentasiPertanyaan tentang layanan ini
Yang perlu Anda ketahui sebelum memulai.
Tidak. Kebutuhan AMDAL ditentukan oleh jenis kegiatan, skala, dan sensitivitas lokasi. Kegiatan dengan dampak yang lebih terbatas mungkin dapat memenuhi ketentuan melalui UKL-UPL atau SPPL. Penentuannya dilakukan pada tahap identifikasi awal, sebelum dokumen disusun.
Informasi dasar tentang jenis kegiatan, lokasi, luas, tahap proyek, dan tujuan perizinan sudah cukup untuk memulai. Data teknis tambahan seperti data kualitas udara, air, dan kondisi tapak akan kami identifikasi bersama pada tahap berikutnya.
Bergantung pada kelengkapan data, jumlah pemangku kepentingan yang perlu dilibatkan, dan tahapan verifikasi yang disyaratkan. Target jadwal disepakati bersama setelah ruang lingkup dan keluaran disusun, sehingga kedua pihak memiliki dasar ekspektasi yang sama.
Bisa, dan inilah yang membuat perencanaan awal terasa lebih ringan. Rancangan pengelolaan dan pemantauan disusun dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, sehingga tidak bentrok ketika kegiatan sudah berjalan.
Kondisi data yang belum lengkap adalah hal yang wajar pada tahap awal. Celah yang paling menentukan kelayakan dokumen dinilai terlebih dahulu, lalu data dipetakan berdasarkan prioritas agar pengerjaan tetap terarah.
Butuh arah?
Mari petakan kebutuhan lingkungan proyek Anda.
Konsultasi awal membantu kami memahami ruang lingkup sebelum menyusun langkah yang tepat.